Tampaknya Lengkaplah & Sempurnalah sudah Koalisi Pendukung Prabowo


Demokrat akhirnya(Walau dr Awal sdh bisa diPastikan) berlabuh ke Prabowo -Hatta.

Setelah selama ini Demokrat malu2 utk menyatakan dukungannya pada pasangan no.1 akhirnya kemaren secara resmi mereka menyatakan Dukungannya.

Tampaknya Lengkaplah & Sempurnalah sudah Koalisi Pendukung Prabowo yg terdiri dari semua partai berMasalah dimulai dari kasus peLanggaran Ham Berat, kasus Import daging sapi, kasus pengAdaan Alquran, kasus peNgemplang pajak, kasus Lapindo, kasus Mafia Migas, kasus Century, kasus Hambalang dan berbagai kasus2 lainnya.

Kalau, pendukung Koalisi terdiri dari Partai +Org yg bermaslah, bagaimana mungkin dapat melaksanakan janji utk menciptakan pemerintahan yg Bersih & mencegah keBocoran krn sumber+dalang keBocoran ada diDalamnya, & semua sdh Keropos, jadi kalau dikasih MD40 anti karat, yakini Bocornya akan semakin Besar.

Kita dapat mengerti kenapa SBY yg semula menyatakan Demokrat Netral akhirnya memutuskan utk berKoalisi!!!

Karena pernyataan Jokowi di depan KPK saat mengKlarifikasi laporan keKayaan bahwa dia akan memperKuat KPK dgn menambah personil penyidik KPK, serta kalau keUangan menCukupi akan meNingkatkan anggaran KPK sepuluh kali lipat!!! Apakah tidak meNyeramkan tuh Buat para Penjahat2 Negara ini???

Pepatah kuno mengatakan salah naik angkot nyesalnya 1 jam, salah potong Rambut nyesalnya 1 bln, salah pilih Sekolah nyesalnya 1 thn, salah pilih Presiden nyeselnya 5 – 10 thn!!!

Bangsa Kita sdh mengAlaminya 5 thn terAkhir ini Bagaimana Bangsa ini telah mengHujat Pemimpin pilihan mereka sendiri sampai Bangsa lain tidak mengHormati Pemimpin pilihan Kita, serta keWibawaan Bangsa Kita! Haruskah Kita mengUlangi keSalahan yg Sama???

Kalau jawaban Kita Tdk apa2 silahkan Hapus broadcast ini. Tapi kalau jawaban Kita Tdk ♏αΰ krn Kita bukan keledai, maka Broadcast kembali ĸƺ Semua Kontak  Kita jg Kerabat2 ! Hidup ini Pilihan jd Tlg Jäñgån ϑĩ Sia2kan!Met P<3gi

Kiriman dari BBM

Kesaksian tentang Pribadi Jokowi


Zhorro, begitulah dia menjuluki dirinya. Bukan ahli merangkai kata, tp dia telah berbagi cerita Kasih kpd 362.000 anggota facebook. Relawan JKW4P ini cerita ttg pengalaman selama 7 thn mendampingi Jokowi semasih di Solo. “Waktu itu ± pk 07.00 pagi, pak Jokowi sdh tiba dikantor, tapi kantor belum disapu oleh pak Slamet. Pak Slamet ini tukang bersih2 dikantor, tp saat itu dtg nya terlambat. Pak Jokowi tahu kantor yg belum bersih, belum disapu. Tanpa menyuruh anak buah, tahu2 beliau ambil sapu & disapulah kantornya tsb! Tak lama pak Slamet dtg, mukanya pucat krn diberi tahu temannya bhw yg nyapu kantor adlh pak Jokowi sendiri. “..Dari mana..jam segini baru dtg..?”, tanya Jokowi. Pak Slamet dg ketakutan jwb: “Anak saya sakit pak”. Jokowi hanya menjawab: “Yo wis…”. Selanjutnya tanpa banyak omong beliau ajak saya keluar kantor, ternyata diajak kerumah pak Slamet ber 3 dg supir. Spt ingin membuktikan kebenaran alasan pak Slamet….Ternyata benar, anak pak Slamet sakit panas sdh 5 hari. Tanpa banyak omong, anak itu digendong kemobil oleh pak Jokowi sendiri, kami bawa ke RS & saya disuruh pulang kekantor naik ojek, diminta menyampaikan kabar ke pak Slamet kalau anaknya dibawa ke RS. Apa yg terjadi? Waktu sy beri kabar tsb pak Slamet malah pingsan, begitu terharunya pak Slamet sampai jadi pingsan ………………. Kalau saat ingat kejadian itu sy selalu merinding, tak bisa menahan haru dan bangganya pada pak Jokowi. Dia memang bagian dari kita dan kita merasa bagian dari dia, sehingga bila ada yg “mencubit” dia , rasa sakit justru terjadi pada diri kita… Indonesia mencari Pelayan bukan Tiran ..

Jokowi-JK Andalkan Nawa Cita, Sembilan Agenda Prioritas untuk Indonesia


Selain menyampaikan visi dan misi pencalonan presiden dan wakil presiden, pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla juga menyertakan sembilan agenda prioritas untuk mewujudkan visi dan misi mereka. Agenda ini disebut sebagai Nawa Cita.

Berdasarkan dokumen yang dipublikasikan KPU, pasangan Jokowi-JK mengusung visi bertema “Terwujudnya Indonesia yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong Royong”. Adapun sembilan agenda itu adalah:

1. Menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga negara.

2. Membuat pemerintah tidak absen dengan membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis, dan terpercaya.

3. Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daaerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.

4. Menolak negara lemah dengan melakukan reformasi sistem dan penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat dan terpercaya.

5. Meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia.

6. Meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional.

7. Mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik.

8. Melakukan revolusi karakter bangsa.

9. Memperteguh kebhinekaan dan memperkuat restorasi sosial Indonesia.

Sumber: http://nasional.kompas.com/read/2014/05/20/1427368/Jokowi-JK.Andalkan.Nawa.Cita.Sembilan.Agenda.Prioritas.untuk.Indonesia