Politik (dalam filsafat)

Inggris: politics; dari Yunani politikos (menyangkut warga negara). Polites (seorang warga negara), polis (kota, negara). Politeia (kewargaan).

Beberapa Pengertian

  1. Apa yang berhubungan dengan pemerintahan.
  2. Perkara mengelola, mengarahkan, dan menyelenggarakan kebijaksanaan umum dan keputusan-keputusan atau kebijaksanaan yang menyangkut partai-partai yang berperan dalam kehidupan negara.
  3. Bidang studi yang berkaitan dengan masalah-masalah sipil-sosial dan mengembangkan pendekatan-pendekatan terhadap pemecahan masalah-masalah tersebut.
  4. Aktivitas yang berkaitan dengan relasi-relasi  antara bangsa-bangsa dan kelompok-kelompok sosial lainnya, yang berhubungan dengan perkara penggunaan kekuasaan negara.

Menurut Aristoteles

Aristoteles menulis suatu risalah yang berjudul  Politeia, yang judulnya sudah diterjemahkan sebagai Politik (politics). Politik bagi Aristoteles merupakan cabang pengetahuan praktis. Politik merupakan bagian dari etika yang berurusan dengan manusia dalam kegiatan kelompok. Manusia adalah makhluk-makhluk polis (negara-kota). Kecenderungan  alamiah dari manusia ialah membentuk  kelompok, bertindak dalam kelompok, dan bertindak sebagai kelompok. Maksud (tujuan, sasaran) politik sama dengan tujuan etika dan sama dengan tujuan kehidupan manusia pada umumnya: untuk mencapai eudaimonia, kesejahteraan yang sangat penting bagi setiap orang.

(sumber: Bagus, Kamus Filsafat, Gramedia: Jakarta 2002) 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: