Patung Maria di Goa Maria Tawangmangu Solo Dirusak


Rama-Rama Ytk., saya menerima laporan dari Ibu Anne Avantie, sbb.

“Bpk Uskup, mohon bantuannya, Gua Maria sendang prawita dirusak. Kepala bunda Maria dipenggal. Mohon bantuan penanganannya. Hal ini sangat memprihatinkan sekali. Kiranya ada jalan keluar terbaik mengenai hal ini. Terima kasih. Berkah Dalem.”

Dari Rama Sunaryadi saya peroleh info, sbb.

“Ngapunten Monsinyur ndilalah Speedy pastoran error. Kula badhe misa rumiyin.

Minangka gambaran perusakan diperkirakan jam 23.30an (Rabu, 14 Desember 2011). Patung Maria dipenggal, kepala tidak ditemukan, salib 1,5 m juga dibawa, patung-patung malaikat + air suci dihancurkan. Punika Polres taksih olah TKP, mangke dalu wonten pepanggihan Kapolres kaliyan Grj.-sunar-”

(Kamis, 15 Desember 2011). Peristiwa perusakan patung tersebut melukai rasa keagamaan umat Katolik. Kita upayakan supaya pihak keamanan mengusut peristiwa tersebut dan menemukan pelaku perusakan, dan menindaknya selaras dengan hukum negara Pancasila.

Salam, doa ‘ Berkah Dalem, + Johannes Pujasumarta

Supaya tidak pada bingung ini info seputar kejadian di Tawaangmangu:

MENGAPA KEPALA BUNDAKU DIPENGGAL??

Bp. Uskup dan para Romo, maaf kami belum bisa memberi info secara detail karena ini masih dalam proses penyelidikan jajaran Polres Karanganyar. Kronologi yang ada pada kami kurang lebih seperti ini:

Rabu, 14 Des 2011

Jam 20.00 dan jam 22.00: Bp. Narto penjaga Goa Maria yang rumahnya tidak jauh dari Goa menengok Goa Maria, disana tidak ada apa-apa. Bp. Narto seorang muslim dan menjadi RW di tempat itu.

23.30 : Ada seseorang yang sempat melihat senter menyala di sekitar Goa, namun tidak dihiraukan karena dikira peziarah yang sedang berdoa.

Kamis, 15 Des 2011
Kira2 Jam 10.00 : Warga desa gempar menyaksikan suasana berantakan di Goa Maria yang biasa dilewati oleh beberapa petani menuju ladang mereka. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke pengurus Lingkungan Tawangmangu dan diteruskan ke Kapolsek.

Kondisi kerusakan:

1. Patung Bunda Maria tanpa kepala (sampai saat ini potongan kepala tidak ditemukan, kemungkinan dibawa pelaku

2. Salib Milenium setinggi 1.5 m hilang

3. Patung keluarga kudus kecil hilang

4. Patung malaikat dan bejana air suci dihancurkan

Pihak Kepolisian, pemdes dan Kapolres secara bertahab akhirnya meluncur menuju lokasi Goa, termasuk saya dan beberapa umat. Akhirnya diadakan olah TKP dan pencarian info-info dari warga seputar Goa Maria.

Jam 19.00 : Kapolres mengundang tokoh-tokoh agama Karanganyar untuk menghimbau agar warga tidak mudah terpancing oleh situasi ini. Besok penyelidikan masih akan dilanjutkan.

Sebagai gambaran bahwa di seputar Lokasi Goa maria memang tidak ada satu pun umat Katolik. Namun warga desa sangat ramah dan terbuka terhadap adanya tempat ziarah itu. Ketika kejadian ini berlangsung, secara spontan warga juga ikut bersiap menjaga di seputar lokasi Goa. Warga yang menyaksikan kehancuran patung-patung itu dengan kebersahajaannya juga kelihatan trenyuh.

Demikian Bp. Uskup dan para Romo info yang bisa kami haturkan sampai malam ini.
(Milis APIK)