Dia Ternyata Sakit Jiwa

Jakartapress.com – Sebuah akun di Facebook atas nama Rudy Yohanes Hutagalung telah membuat marah facebookers. Kini jati dirinya terungkap. Temannya yang berinisial AS mengungkapkan, bahwa  Rudy adalah seorang psiko; Sering senyum, bicara dan tertawa sendiri di kamarnya.

Dalam sebuah blog “AS”, saat berteman dan pernah nginap di rumah Rudy, dia terkejut melihat tingkah aneh rudy, yang terkekeh tanpa ada sesuatu yang perlu ditertawakan. Wajahnya dingin dan tatapannya kosong. Memang apa yang dilakukan Rudy itu sudah mengarah pada gangguan jiwa. Seseorang yang tak bisa membendung lagi emosinya. Dia berharap melalui dunia maya namanya bisa cepat populer, tanpa memikirkan dampak buruk dari yang dilakukanya.

Dokter Andri, Ahli kejiwaan menyatakan gejala demikian adalah seseorang yang mengidap saki jiwa ‘psikosis’. Seseorang yang berhalusinasi, dan menganggap itu realita, padahal tidak. 

Tanda lainnya yakni pembicaraan dan tingkah laku yang kacau, dan gangguan daya nilai realitas yang berat.

Kemudian tanpa disadari dan secara otomatis, mereka yang terlibat dalam aksinya itu, baik berupa komentar setuju maupun yang menghujat, sebenarnya sudah tertular ‘penyakit’ Rudy.

Dr Hanz Zimmerl, seorang terapis dari Austria yang terlibat dalam kajian tersebut berani menyimpulkan bahwa 40 persen dari 200 juta pengguna internet di seluruh dunia, sudah tidak lagi bisa mengendalikan diri, dan sudah terkena sindroma menakutkan.

Para ahli psikologi dan psikiater berpendapat bahwa ini adalah sebuah penyakit kejiwaan pertama yang bisa dengan cepat “menular”, dan kemudian mewabah dengan sangat cepat pula.

Secara medis, orang yang selalu menganggap dirinya paling benar atau selalu salah, mudah marah, menganggap semua orang adalah musuh dan egosentris merupakan ciri-ciri ganguan jiwa.

Kemungkinan Rudy mengidap gangguan jiwa dibenarkan seorang facebooker yang mengaku kenal dekat. Pria yang memakai akun berinisial AS ini mengaku pernah melihat Rudy bicara sendiri dan beberapa kali ke psikiater.   

Uniknya, meski kontroversi, sampai berita ini dibuat akun itu di-add lebih18.000 facebooker. Setiap statusnya selalu dibalas ratusan hingga ribuan komentar berupa hujatan.

Menyikap itu. Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak kepolisian mengusut dan menangkap Rudy yang dinilai melakukan penistaan terhadap agama Islam.

“Ini merupakan pelanggaran cyber crime dan pelaku sudah seharusnya ditangkap dan segera diadili,” kata Ketua MUI Pusat, Amidhan.

Sikap MUI ini mewakili aspirasi umat Islam Indonesia yang tersinggung dan emosi membaca status akun tersebut.

“Jutaan umat Islam menjadi korban dalam kejahatan ini, sehingga wajar jika menimbulkan kemarahan. Oleh sebab itu kita mendesak polisi segera mengusut tuntas kejahatan yang dilakukan suadara Rudy, sebelum menimbulkan aksi massa,” jelas Amidhan

MUI juga berharap umat Islam tidak terprovokasi oleh aksi Rudy, sebab menurut Amidhan, apa yang dilakukan Rudy merupakan perbuatan ekstrim sebagaimana dilakukan teroris Norwegia, Anders Breivik yang tidak mewakili umat Kristen.

“Tujuannya, untuk memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa karena pesan yang dituliskan dapat menyebabkan kebencian antara umat beragama,” terang Amidhan.

Apa yang dilakukan Rudy juga melahirkan reaksi Front Pembela Islam (FPI). Ormas Islam ini  juga berharap Rudy segera ditangkap.

“Itu sudah pelecehan terhadap agama, polisi harus segera menindak dan dihukum seberatnya dari pada umat Islam nanti yang menghukum,” ujar Wakil Ketua FPI Salim Alatas.

Setelah mendapat reaksi keras dari para facebooker, MUI dan FPI, tampaknya  pengelola akun tersebut mulai melunak. Dalam akun facebooknya, Rudy menulis dirinya tidak akan lagi berdebat soal Islam dan Kristen setelah menikah pada 11 November 2011.
Dalam akunnya Rudy menulis, “Dan kepada semua Islam, kalian bisa membenciku dalam dunia maya ini, tapi di dunia nyata aku adalah orang yang baik. jadi aku mohon doakan ya bulan 11/11/11 ini aku bisa menikah, dan mgkn aku tidak akan debat lagi, tapi aku akan menginjil dalam dunia nyata dan internet ini, kalian bebas dah dari aku”.

Jangan Terprovokasi

Pimpinan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Benny Susetyo menyayangkan cara dakwah yang ditempuh Rudy Yohanes Hutagalung dalam menyebarkan ajaran Kristen.

“Facebook itu diciptakan untuk menjalin kebersamaan dan persaudaraan, bukan untuk menghina agama lain, bukan begitu acara menebar cinta kasih,” ujarnya Benny.

Benny menjelaskan, ajaran Kristus harus didakwahkan dengan cara yang santun dengan tidak menjelek-jelekkan agama lain. Terlebih lagi sampai menyulut emosi umat agama lain.

“Itu jelas cara yang salah dalam ajaran Kekristenan, apalagi ajaran Kekristenan di Indonesia menjunjung tinggi kebhinekaan dan kebangsaan,” terangnya.

KWI juga meminta operator Facebook Indonesia segera memblokir akun Facebook Rudy Yohanes Hutagalung tersebut. Jika tetap dibiarkan, pihak gereja khawatir isi akun Facebook Rudy Hutagalung yang provokatif akan membenturkan umat Islam denga umat Kristen di Indonesia.

“Kami berharap akunnya diblok secara resmi oleh Facebook, karena isinya mengandung SARA dan mengadu domba umat beragama di Indonesia,” ujar Benny. Benny juga meminta kepada umat Islam tidak terpancing dan terprovokasi oleh isi akun Rudy tersebut. Sebab, umat Kristiani secara umum menolak apa yang dilakukan Rudy tersebut. “Orang seperti Rudy ini golongan minoritas dalam Kekristenan di Indonesia, sangat tidak mewakili Kekristenan secara umum,” terangnya.[Jakartapress.com]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: