KWI: Indonesia Butuh UU Kebebasan Beragama

Sekretaris Jenderal Konferensi Waligereja Indonesia Benny Soesatyo mengatakan yang dibutuhkan masyarakat Indonesia adalah Undang-Undang Kebebasan Beragama. “Di mana negara beri jaminan kepada warganya untuk bebas ekspresikan keyakinannya dan tidak kesulitan beribadah,”ujarnya ketika dihubungi, Kamis (10/2).

Menurut dia, Pasal 28 Undang-Undang Dasar 1945 tentang hak asasi warga negara yang juga menyebutkan mengenai hak beragama masih harus diturunkan dalam bentuk UU. Namun, kata Romo Benny, bentuknya bukanlah UU Kerukunan Umat Beragama.

“Nanti justru malah diatur sedemikian rupa soal pernikahan, kelahiran, tempat disemayamkan. Umat malah dikotak-kotakkan,” ucapnya.

Dengan UU Kebebasan Beragama, kata dia, pemerintah juga diharapkan tidak lagi absen. Sebab, selama ini ia menilai negara seperti tunduk kepada pelaku kekerasan yang mengatasnamakan agama.

“Kekerasan seolah-olah mendapat perlakuan istimewa dan orang-orangnya kebal hukum. Dengan UU ada jaminan pasti aparatur negara untuk hadir menjaga,” tutur Benny.

Ia menambahkan segala bentuk kekerasan tidak bisa diterima apa pun alasannya. “Apa pun keyakinannya, hak warga negara untuk beribadah itu dijamin dan kekerasan tidak dibenarkan,” kata Romo Benny.

Ririn Agustia

(Sumber: tempointeraktif.com 10 Feb 2011)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: