10.000 Orang Akan Hadiri Pekan Kerukunan Umat Beragama Sedunia

Jakarta – Gelaran rutin World Interfaith Harmony Week (Pekan Kerukunan Antar Umat Beragama Sedunia) tahun ini akan digelar di Jakarta. Acara yang dimulai pada 6 Februari 2011 itu bertujuan untuk mengkampanyekan pentingnya hubungan yang harmonis antara umat beragama.

 

“Acara ini merupakan program PBB yang dimaksudkan untuk mengakhiri perjalanan panjang pertikaian agama dan kekerasan sehingga umat beragama dapat hidup layak dan damai tanpa perang maupun kekerasan,” kata salah satu anggota presidium Din Syamsuddin di kantor Centre for Dialogue and Cooperation among Civilitazations (CDCC), Jl Kemiri 24, Jakarta, Senin (31/1/2011).

 

Acara yang diselenggarakan di Istora Senayan ini merupakan acara tahunan yang diselenggarakan pada pekan pertama bulan Februari. Kegiatannya antara lain penyampaian pesan kerukunan dari tokoh agama, dari Sekjen Religions For Peace New York, Ketua MPR RI dan Ketua DPD RI.

 

“Kita patut merayakan acara seperti ini karena ada makna simbolik, harmony yang akan terbangun di tengah masih adanya ketegangan antar agama di Indonesia,” jelasnya.

 

Ketua Umum PGI Andreas Yewangoe mengatakan persoalan kerukunan agama di Indonesia sedang disorot dunia. Pada akhir-akhir ini ketegangan antar umat beragama cenderung semakin meningkat.

 

“Semua agama mengajarkan cinta kasih. Sehingga acara ini diharapkan dapat meredam ketegangan tersebut,” ungkapnya.

 

Sementara itu Ketua Umum KWI Mgr Martinus Situmorang mengatakan Indonesia bersyukur dapat menyelenggarakan acara ini. Acara ini sebagai bentuk simbolis dari kondisi realitas yang ada.

 

“Damai adalah aset dari bangsa kita. Acara ini untuk menegaskan dan menghindari konflik yang intoleransi,” paparnya.

 

Hadir dalam dalam jumpa pers ini Ketua Umum KWI Mgr Martinus Situmorang, Ketua Parisadha Hindu I Nyoman S Udayana, Presidium IRC-Indonesia Din Syamsuddin, Ketua Umum PGI Andreas Yewangoe, Ketua Panitia Pekan Kerukunan Antar Umat Beragama Sedunia Romo Benny Susetyo, Ketua Walubi Rusli Tan, Uung Sendana (Matakin).

 

 

sumber : detiknews

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: