FPI Desak MUI Haramkan Valentine

DEPOK – Front Pembela Islam (FPI) mendesak Majelis Ulama Indonesia (MUI) segera mengeluarkan fatwa haram bagi umat Islam yang ikut merayakan Valentine.

Hal itu disebabkan kasih sayang dalam perpektif Islam bersifat universal dan tidak dibatasi oleh ruang dan waktu.

Ketua FPI Depok Habib Idrus Al Gadhri mengatakan kasih sayang dalam Islam diwujudkan dalam bentuk yang nyata seperti silaturahmi, menjenguk yang sakit, meringankan beban tetangga yang sedang ditimpa musibah, mendamaikan orang yang berselisih, mengajak kepada kebenaran, dan mencegah dari perbuatan munkar.

Bagi Idrus, perayaan Valentine sudah melanggar aqidah atau keyakinan ajaran agama Islam. “Valentine identik sebuah ritual agama milik umat Kristiani. Sehingga seharusnya pihak MUI pun mengharamkan perayaan Valentine, maka seharusnya juga ada fatwa yang mengharamkan perayaan valentine khusus buat umat Islam,” katanya kepada okezone, Senin (31/01/11).

Masalah ini, lanjut Idrus, bukan semata-mata budaya, melainkan terkait dengan masalah aqidah, di mana umat Islam diharamkan merayakan ritual agama dan hari besar agama lain. Bahkan tidak sedikit para orangtua memaklumi putera-puteri mereka merayakan hari Valentine mengungkapkan kasih sayang.

“Sebelum kita terjerumus pada budaya yang dapat menyebabkan kita tergelincir kepada kemaksiatan maupun penyesalan, kita tahu bahwa acara itu jelas berasal akidahnya berbeda dengan umat Islam dan jelas sangat diharamkan dalam hukum Islam,” tandasnya.(ful)
(Okezone.com)

Satu Tanggapan

  1. wahaha lawak, kalo gitu jangan pake pancasila dong jadi dasar negara? kalo valentine dilarang gara2 identik ama kristen termasuk berarti kristen dilarang juga dong nih?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: