RI dan Spanyol Tingkatkan Kerja Sama Antarkepercayaan

Indonesia dan Spanyol pada acara Dialog Bilateral Lintas Agama I antarkedua negara yang digelar di Madrid, Spanyol, sepakat untuk meningkatkan kerja sama antarkepercayaan.

Sekretaris III Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Madrid, Krisnawati Desi Purnawestri, dalam keterangannya kepada ANTARA News London, Sabtu, mengatakan bahwa delegasi Indonesia dalam pertemuan tersebut diketuai Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri, Andri Hadi, yang juga menangani urusan kerja sama antaragama di tingkat internasional.

Andri Hadi mengatakan, dialog ini merupakan yang pertama kalinya diadakan antara Indonesia dan Spanyol, dan diharapkan dapat menjadi contoh pengembangan kerja sama yang memberikan dampak positif, tidak saja pada perkembangan kehidupan beragama masing-masing negara, tetapi juga antarkawasan, mengingat arti penting masing-masing negara di kawasan.

Indonesia sebagai negara demokrasi dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia telah menjadi contoh nyata keberhasilan pelaksanaan demokrasi dan toleransi antaragama, mengingat ke-6 agama yang diakui oleh pemerintah RI dapat hidup rukun dan menjalankan ibadah agamanya dengan baik. Semangat ini juga akan dibawa pada masa kepemimpinan Indonesia di ASEAN, tahun 2011. Sementara itu, Spanyol berhasil membuat catatan dalam upaya menjembatani dialog antaragama dan budaya melalui inisiatif Alliance of Civilization yang dibuat bersama Turki pada tahun 2005. Spanyol sebagai negara di Eropa yang pengaruh Katolik Roma-nya sangat kuat, ternyata juga memiliki akar kebudayaan Arab, di mana peninggalan sejarah Arab masih dapat ditemukan dalam budaya masyarakat Spanyol sampai saat ini.

Dalam dialog itu masing-masing delegasi berkesempatan untuk saling bertemu dengan sekondannya untuk saling bertukar informasi dan membuka jalan terbinanya suatu kerja sama nyata di kemudian hari. Delegasi Indonesia selain Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri, Andri Hadi, juga diwakili berbagai unsur dari pemerintah, yaitu Kemlu dan Kementerian Agama, sementara kalangan akademisi diwakili Komaruddin Hidayat dan Fatima Hussein.

Dari tokoh agama antara lain hadir Abdul Mu`ti dari PP Muhammadiyah, Rm Andang Binawan, wakil dari Katolik/Driyarkara, Pdt Richard Daulay mewakili umat Kristen dan Prof Dr Philip Widjaja dari Walubi, serta media massa diwakili Endy M Bayuni dari The Jakarta Post.(AntaraNews.com)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: