Penganiayaan terhadap Aktivis ICW

Peneliti ICW Dipukuli Orang Tak Dikenal

 



Kamis, 08 Juli 2010 | 07:42 WIB

Wakil Koordinator ICW Emerson Yuntho. TEMPO/Amston Probel

TEMPO Interaktif, Jakarta: Tama Satya Langkun, peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) dari divisi investigasi, dipukuli orang tak dikenal dalam perjalanan pulang ke rumahnya setelah menonton acara piala dunia, pukul empat dini hari tadi. “Dia dipepet mobil Avanza, jatuh, lalu dipukuli,” ujar Emerson Yuntho, Wakil Koordinator ICW ketika dihubungi pagi ini.

Emerson mengatakan sejak Jumat lalu memang ada pihak yang kemungkinan mengincar Tama. “Ada yang nanya-nanya tentang dia,” ujarnya menambahkan. Namun Emerson tidak kenal dan tidak ingat orang yang bertanya-tanya itu.

Akibat penganiayaan itu saat ini Tama menderita luka parah dan harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Asri,Jalan Duren Tiga Raya Nomor 20, Jakarta Selatan. Menurut Endah, petugas rumah sakit Asri, Tama masuk  instalasi gawat darurat sekitar pukul 3.00. “Sekarang sudah masuk ruang perawatan,” katanya melalui telepon.

RATNANING ASIH | Suseno

  

Kamis, 08/07/2010 07:42 WIB
Aktivis ICW Dibacok
Tama Diduga Sudah Diincar Sejak di Kemang
Aprizal Rahmatullah – detikNews

Jakarta – Tama Satrya Langka, aktivis ICW yang dibacok sekelompok pria tak dikenal, mengalami luka serius. Diduga Tama sudah diincar sejak mau pulang ke kantornya di Kalibata.

“Kita menduga sejak dalam perjalanan ke Kalibata (kantor ICW) sudah diincar,” kata anggota Badan Pekerja ICW Adnan Topan Santoso kepada detikcom, Kamis (8/7/2010) pagi.

Menurut Adnan, pukul 04.00 WIB pagi, Tama hendak pulang bersama salah seorang temannya usai menonton pertandingan piala dunia di Kemang. Sejak awal, mereka sudah curiga ada yang mengikuti.

Saat ini, Tama masih menjalani perawatan intensif di RS Asri, Duren tiga. Hingga kini, ICW belum secara resmi melaporkan kasus ini ke polisi.

Perlu diketahui beberapa akhir ini, Tama kerap melontarkan kritik keras soal rekening gendut sejumlah perwira polisi. Tama juga salah satu orang yang melaporkan kasus rekening jenderal ke Satgas Pemberantasan Mafia Hukum dan KPK.

(ape/irw)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: