MODUS OPERANDI MAFIA PERADILAN DI MEDAN

1. Sekelompok anggota Mafia Peradilan membuat kelompok usaha berbentuk Perseroan Terbatas.

2. Aset-aset perseroan terlebih dahulu telah dibebani sebagai jaminan hutang dan biasanya bank yang memberikan pinjaman tersebut adalah bank milik para anggota mafia itu sendiri.

3. Dengan mengaku memiliki aset tanah yang luas hal tersebut dijadikan sebagai promosi perusahaannya yang bonapid.

4. Dengan bergaya sebagai perusahaan bonapit berusaha mencari calon korban pengusaha proferty sukses tapi tidak paham Undang-Undang Perseroan, agar tertarik berinvestasi di Perseroan tersebut.

5. Harga jual beli saham dilakukan dengan harga nominal berdasarkan nilai yang tercantum dalam akta, sedangkan pembayaran nyata adalah berdasarkan nilai promosi lisan yang disampaikan sewaktu mempromosikan (harganya bisa mencapai 30 kali nilai nominal)

6. Untuk meyakinkan calon korban kepada korban ditunjukkan lokasi tanah milik Perseroan (tanah yang telah dijadikan jaminan hutang), serta menunjukan dokumen-dokumen kepemilikan tanah padahal tanah tsb sebelumnya telah disertipikatkan dan sertipikatnya disimpan oleh pihak ketiga (bank).

7. Apabila calon korban berminat untuk berinvestasi maka calon korban diarahkan membeli saham sebagaimana dimaksud diatas.

8. Untuk lebih meyakinkan lagi kepada calon korban diberikan hak untuk menyimpan dokumen-dokumen milik perseroan (tanah tsb sebenarnya telah berseritikat yang dijadilan jaminan hutang). Sedangkan perjanjian untuk menyimpan biasanya tanpa perjanjian tertulis.

9. Apabila korban membeli saham maka korban berikutnya akan menghadapi masalah antara lain :

1. Perseroan akan diminta membayar hutang oleh bank pemegang hak tanggungan, maka dengan demikian nilai aset perseroan sdh negatif yang berakibat nilai saham menjadi nol atau minus. Yang berakibat investasi yang telah dikeluarkan korban menjadi hilang Atau

2. Korban akan dilaporkan telah menggelapkan dokumen-dokumen perseroan sehingga korban menjadi Terdakwa atau Terpidana.

Untuk melancarkan operasional MAFIA PERADILAN tersebut maka dia akan membagi-bagikan uang korban yang telah dikuasainya tsb, kepada Aparat Penegak Hukum sehingga memuluskan korban menjadi Terpidana.

Hati-hati jangan menjadi korbannya.

Salam Syamsu Anwar 
Powered by Telkomsel BlackBerry®
 (Milis FPK)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: