Gereja Katholik Minta Hentikan Facebook


[okezone 21/1/09]Popularitas situs jejaring sosial Facebook terkadang membuat para pemimpin perusahaan jengkel karena dianggap menghambat kinerja para karyawan. Tak jarang beberapa perusahaan berusaha memblokir akses terhadap situs yang didirikan Mark Zuckerberg tahun 2004 tersebut.

Tak hanya para pimpinan perusahaan, Konferensi Uskup Italia (CEI) juga menyerukan agar Facebook diblokir. Para pemimpin gereja Katholik itu menilai Facebook bukanlah situs jejaring sosial, tapi situs jejaring individu karena Facebook akan mengarahkan seseorang untuk bersikap mementingkan dirinya sendiri.

The Inquirer, Rabu (21/1/2009) melansir Facebook telah membuat kehidupan manusia menjadi terisolasi dan tidak sehat. Para uskup juga mengingatkan, interaksi yang terjadi di Facebook merupakan pola hubungan yang tidak nyata. Hubungan yang tidak nyata itu tidak sama dengan interaksi para biksu atau biarawati dengan Tuhan, atau para malaikat.

Menurut chairman CEI, Bishop Mariano Crociata, Facebook bertanggung jawab atas terbentuknya terciptanya “online egocentrism” yang berdampak pada berkurangnya interaksi antar manusia di kehidupan nyata.

Tapi banyak kalangan mencibir seruan para uskup, karena Vatikan justru meluncurkan situs jejaring sosial sendiri yang didesain bagi kalangan para uskup dan pastur.

Bahkan, Paus Benedict XVI, mulai lunak dengan perkembangan teknologi dengan menyebarkan khotbahnya lewat situs video milik Google, YouTube. Sebelumnya, Vatikan juga telah menyetujui aplikasi doa harian, yang ditujukan bagi pengguna iPod atau iPhone. (srn)

Sumber: http://mirifica.net/printPage.php?aid=5557

Vatikan Resmi Hadirkan Kanal Khusus di YouTube


Susetyo Dwi Prihadi – Okezone
[okezone 25/1/09] Hari ini Paus Benedictus XVI resmi mempunyai saluran khusus di YouTube. Rencananya, kanal itu akan berisi tentang pidato-pidato pemimpin tertinggi Katolik itu.

Kesadaran untuk menggunakan internet dalam menyebarkan pesan ke seluruh dunia rupanya disadari Paus Benedictus XVI. Dengan hadirnya kanal khusus di YouTube, umat Katolik di seluruh penjuru dunia dapat menikmati siraman rohani tanpa harus pergi ke Vatikan.

“Kehadiran kami di kanal YouTube hari ini adalah halaman baru dalam sejarah keuskupan,” jelas juru bicara Vatikan, seperti yang dilansir PC World, Minggu (25/1/2009).

Vatikan yang mengatakan bahwa dengan YouTube, Paus berharap untuk ‘mempersatukan’ antara paus dan pemirsa, yang diperkirakan 1,4 juta orang di seluruh dunia akan bergabung. Selain itu, keuskupan memberikan kontrol, agar dapat menampilkan gambar Paus yang terbaik.

Paus akan bergabung dengan Presiden Barack Obama, yang meluncurkan sebuah saluran resmi Gedung Putih pada hari pelantikan, serta Ratu Elizabeth, yang juga mempunyai saluran kerajaan khusus di YouTube pada bulan Desember 2007� lalu.

Untuk melihat langsung bagaimana pidato Paus di YouTube silahkan datang ke alamat YouTube di http://www.youtube.com/vatican (srn)

Sumber: http://mirifica.net/printPage.php?aid=5558

Vatican Kritik Keputusan Obama di Isu Aborsi


[Kompas 25//1/09] Beberapa pejabat Vatican mengaku kecewa dengan keputusan Presiden AS Barack Obama mengakhiri larangan pendanaan federal terhadap kelompok internasional yang memberikan pelayanan aborsi atau menyediakan informasi tentang praktik ini. Monsinyur Rino Fisichella mendesak Obama mendengarkan suara di AS tanpa bersikap arogan dengan berangggapan bahwa kekuasaan dapat menentukan kehidupan dan kematian.

Dengan wewenang eksekutifnya, Obama mengakhiri larangan pendanaan federal yang berlaku selama pemerintah George W Bush itu. “Keputusan Obama ini tak hanya merupakan pukulan bagi umat Katholik tetapi juga terhadap seluruh masyarakat dunia yang menentang pembantaian mereka yang tak bersalah lewat aksi aborsi,”jelas pejabat Vatican lainnya, Monsinyur Elio Sgreccia kepada kantor berita ANSA.
Sumber: http://mirifica.net/printPage.php?aid=5555