Iran Kecam Sikap Pasif Dunia, Paus Mengecam Aksi kekuatan Senjata di Gaza

Iran Kecam Sikap Pasif Dunia
AP PHOTO/ASHRAF AMRA
Warga Palestina menggotong empat jenazah untuk dimakamkan. Salah seorang pemimpin Hamas bernama Nizar Rayan tewas dalam serangan Israel, Jumat (2/1), di kota Beit Lahiya, Jalur Gaza utara. Empat istri dan 10 anak Rayan turut tewas dalam serangan tersebut.
Sabtu, 3 Januari 2009 | 02:02 WIB

TEHERAN, JUMAT – Menteri Luar Negeri Iran Manouchehr Mottaki, Jumat (2/1) di Teheran, mengecam komunitas internasional yang tidak berupaya keras menghentikan serangan Israel.

Menlu Iran mengatakan, komunitas internasional tidak berbuat banyak untuk menghentikan serangan Israel, yang dikatakan sangat keji. ”Kami menyerukan agar serangan dihentikan segera dan bantuan agar segera diberikan kepada warga Jalur Gaza,” kata Menlu Iran.

Dia menyerukan diakhirinya blokade Israel terhadap Palestina. Mottaki menuduh Angkatan Laut Israel telah berperangai seperti perompak Somalia, yang terus menghambat aliran bantuan dunia yang mencoba masuk ke Jalur Gaza lewat jalur laut.

Mottaki mengatakan, warga Jalur Gaza kini juga telah merasa seperti dikhianati, bahkan oleh sesama negara-negara Arab.

Mantan Presiden Iran Akbar Hashemi Rafsanjani menyerukan agar Muslim sedunia memberi bantuan politik, keuangan, dan militer ke Palestina.

Tak bisa menerima

Sehari sebelumnya, Paus Benediktus XVI, pada saat perayaan misa Tahun Baru 2009, mengatakan berharap agar kekerasan, kebencian, dan sikap saling tidak percaya jangan lagi terjadi pada 2009.

Paus mengecam sebuah aksi unjuk kekuatan persenjataan di Timur Tengah, merujuk pada keadaan di Jalur Gaza.

”Kekerasan, kebencian, dan sikap saling tidak percaya adalah bentuk dari kemiskinan dan salah satu wujud kemiskinan terbesar yang harus kita perangi,” kata Paus.

”Keinginan dalam untuk hidup dalam damai … menyeruak dari hati mayoritas warga Israel dan Palestina, yang sekali lagi berada dalam bahaya karena aksi kekerasan dibalas dengan kekerasan.”

Utusan Khusus PBB Robert Serry, Jumat di Jerusalem, mengatakan agar gencatan senjata dilahirkan untuk menghentikan serangan di Jalur Gaza. ”Kita harus menghasilkan sebuah gencatan senjata. Ini adalah satu hal yang mutlak untuk dilakukan,” kata utusan PBB khusus untuk wilayah Timur Tengah.

Serangan Israel ke Jalur Gaza dalam skala besar-besaran dimulai pada hari Sabtu (27/12) dan masih berlanjut hingga hari ketujuh.

Menlu AS Condoleezza Rice di Washington mengatakan, AS terus berupaya untuk menghasilkan gencatan senjata. Menlu Rice telah mengontak para pemimpin negara- negara di Arab yang dekat dengan AS dengan tujuan agar bisa menghentikan serangan.

Dia mengatakan berupaya mencari gencatan senjata yang bisa berterima bagi Israel dan juga demi kepentingan warga Jalur Gaza.

Presiden AS George Bush sendiri baru saja kembali dari liburan di Texas. Baik Rice maupun Bush sibuk mengontak para pemimpin dunia. Namun, hingga sejauh ini belum ada upaya serius untuk menghentikan serangan.

Pihak Israel mengatakan salah satu misi serangan adalah mengikis kekuatan Hamas. ( REUTERS/AP/AFP/ MON)

Sumber: http://cetak.kompas. com/read/xml/2009/01/03/02023388/iran.kecam.sikap.pasif.dunia

Iklan

2 Tanggapan

  1. kejahatan HAM di dunia ini harus di hentikan

  2. assalammu’alaikum
    ummm, katanya AS abstein ya?haduh presiden barunya mengecewakan.
    wassalam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: