Kiat Menulis Esai

PIAWAI MENULIS ESAI

Menuangkan pikiran ke dalam bentuk tulisan merupakan aktivitas yang sangat bermanfaat. Selain melatih logika dan kemampuan berbahasa, aktivitas ini juga melatih pelakunya menyampaikan gagasan – sebuah ketrampilan yang penting namun masih jarang dimiliki oleh pekerja di Indonesia.

Menulis bisa juga menjadi medium ekspresi. Simak saja betapa blogging (jurnal online) kini sedang marak, bahkan di Indonesia. Selain itu, bukan tak mungkin kegiatan ini mendatangkan uang, jika tulisan anda dimuat di media massa.

Untuk mulai menulis, salah satu bentuk tulisan yang dapat dimanfaatkan adalah esai, yaitu karangan yang membahas suatu masalah secara sepintas lalu dari sudut pandang pribadi penulisnya. Pada tulisan ini, kepribadian, pola pikir dan cara pandang esais (pengarang esai) sangat menonjol. Berikut ini beberapa acuan yang dapat digunakan saat menulis esai.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan topik. Pillihlah satu topik yang benar-benar disukai agar anda dapat lebih menikmati proses penciptaan esai tersebut, misalnya tentang remaja, kehidupan sosial di perkotaan, atau tentang seni dan budaya. Sebelum memutuskan topik mana yang hendak dipakai, ada baiknya untuk melihat beberapa bahan bacaan guna mengetahui seberapa menarik topik ini untuk diangkat.

Setelah menentukan topik, persempit ruang pembahasan anda agar nantinya tulisan tersebut tetap fokus, dalam dan tidak rancu. Misalnya topik tentang perkotaan, anda bisa mempersempit pembahasan dengan mengangkat tentang tata kota atau sistem transportasi di dalamnya.

Berikut pikiran atau diskusi denan rekan-rekan merupakan cara produktif untuk mendapat masukan mengenai topik yang akan diangkat dalam esai. Dari diskusi ini pun mungkin anda bisa menemukan argumen-argumen baru untuk mendukung esai.

Saat menulis anda bisa memasukkan ide-ide menarik atau mengutip komentar orang-orang yang dirasa mampu memberi inspirasi bagi pembaca. Sedapat mungkin hindarilah kata-kata klise yang sebenarnya tidak perlu dimasukkan dalam tulisan.

Terakhir adalah kesimpulan yang di dalamnya berisi inti dari semua yang telah anda tulis. Sebaiknya gunakan kalimat yang singkat namun padat. (ASP/Kompas/Klasika/9/12/2008)


Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: