“Blogger” itu Belum Tentu Orang Batak, Kata Roy Suryo


“Blogger” itu Belum Tentu Orang Batak, Kata Roy Suryo

Jakarta (ANTARA News) – Roy Suryo yang dikenal luas sebagai pengamat telematika mengungkapkan kalau “blogger” pemilik alamat blog http://lapotuak.wordpress.com yang menggemparkan masyarakat Indonesia, khususnya umat Islam, belum tentu orang yang beretnis Batak.

“‘Blogger’ itu belum tentu orang Batak. Orang itu bisa siapa saja, yang jelas punya motif yang tidak baik dan ingin mengadu domba antarumat beragama serta mendeskreditkan etnis Batak,” papar Roy di Jakarta, Rabu.

Ia menanggapi tentang sebuah blog yang isinya rangkaian cerita kartun yang isinya sangat melukai umat Islam dan menghina Nabi Muhammad SAW sebagai panutan umat Islam. Blog itu disebarluaskan oleh orang tak bertanggung ke alamat wordpres.com.

Menurut Roy, kelakuan “blogger” tersebut memang sudah keterlaluan karena dengan seenaknya men-“scan” kartun itu untuk memancing konflik horizontal. Sebab itu, Roy menyarankan agar umat Islam menahan diri dan menyerahkan masalah ini pada pihak kepolisian.

“Ini jelas motifnya memancing isu SARA. Saya sudah berpengalaman ‘perang’ dengan para ‘blogger’ dan saya tekankan, belum tentu ‘blogger’ tersebut orang Batak.
Kepolisian memiliki unit ‘cyber crime’, Biar lah mereka yang mengusutnya karena ini sudah masuk kategori ‘cyber crime’,” tutur caleg dari Partai Demokrat itu.(*)

COPYRIGHT © 2008

Sumber: www. antara.co.id

HTI: Pembuat Komik Penghina Nabi Pantas Dihukum Mati Kecuali Tobat


HTI: Pembuat Komik Penghina Nabi Pantas Dihukum Mati Kecuali Tobat
Elvan Dany Sutrisno – detikNews

Jakarta – Blog pembuat komik yang menghina Nabi Muhammad SAW sudah ditutup. Namun pembuat komik masih terus diburu. Hitzbur Tahrir Indonesia (HTI) meminta agar pelaku dihukum mati kecuali mau bertobat.

“Pelaku penghinaan ini pantas dihukum mati bila seorang muslim. Bila orang kafir dari kalangan Yahudi atau nasrani juga dihukum mati kecuali mereka bertaubat dan masuk Islam,” kata jubir HTI Muhammad Ismail Yusanto dalam siaran persnya yang dibagikan kepada wartawan di Wisma Antara Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (20/11/2008).

Tak hanya itu, dalam rilisnya, HTI juga meminta pelaku agar segera ditangkap dan dihukum. Menyerukan kepada seluruh umat Islam agar membela kehormatan nabi dengan berusaha memblok penayangan komik yang berisi penistaan nabi.

“Umat Islam agar bahu membahu dalam membela kehormatan nabi dan menemukan pelakunya,” katanya.

HTI juga menyuruh seluruh umat Islam untuk menolak dengan keras setiap faham atau doktrin yang tidak Islami seperti doktrin tentang HAM sekulerisme dan liberalisme serta sungguh-sungguh berjuang menegakkan khilafah.

“Karena hanya dengan khilafahlah yang akan secara nyata menghentikan semua penghinaan itu, serta melindungi kehormatan Islam, nabi dan umatnya,” tegasnya.(gus/iy)

Sumber: http://www.detiknews.com/read/2008/11/20/152441/1040262/10/hti-pembuat-komik-penghina-nabi-pantas-dihukum-mati-kecuali-tobat

Polri Minta Umat Islam Tidak Terprovokasi Kasus Komik Nabi


Polri Minta Umat Islam Tidak Terprovokasi Kasus Komik Nabi

Jakarta  (ANTARA News)  –  Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Abubakar
Nataprawira, meminta umat Islam agar tidak terprovokasi dengan kasus komik Nabi Muhammad SAW di salah satu alamat blog internet.

“Kartun itu belum tentu dibuat oleh agama tertentu dengan tujuan untuk
 mendiskreditkan Islam,” katanya di Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan, kartun itu bisa jadi dibuat oleh orang yang tidak beragama karena orang beragama tidak mungkin melakukan seperti itu.

Abubakar juga meminta untuk tidak ada tindakan anarkhis sebagai respon atas pemuatan komik itu.

Terkait dengan dengan upaya Polri untuk menyelidiki kasus ini, ia mengatakan, Polri menemui kendala karena pemilik server dan blog-nya berasal dari luar negeri dan tidak berada di Indonesia.

Jika pemilik server dan blogger tinggal di Indonesia, katanya, Polri dapat mengambil tindakan hukum atas tuduhan melanggar pasal 156 KUHP tentang penistaan agama dan UU No 11 tahun 2008 tentang Teknologi Informasi dan Transaksi Elektronik.

Polri, katanya, terkendala untuk mendapatkan akses kepada pemilik server dan blog, sambil menambahkan bantuan kepolisian negara lain juga tidak banyak bisa diharapkan.

Saat mengusut kasus penyebaran ancaman pembunuhan kepada para pejabat
Indonesia lewat internet beberapa waktu yang lalu, kata Abubakar,Polri juga mengalami kesulitan untuk mendapatkan data karena servernya berada di negara lain.

“Kasus ini ditangani oleh Unit Cyber Crime Badan Reserse Kriminal Polri dan Satuan Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya,” kata Abubakar.

Sebelumnya, pakar telematika Roy Suryo Notodiprojo menjelaskan kendati alamat blogger yang memuat komik menggunakan kata “Batak”, namun pemilik alamat blog belum tentu orang yang beretnis Batak.

Siapa saja dapat membuat alamat blogger itu dan ada tujuan untuk mengadu domba.
 (*)

 

COPYRIGHT © 2008

Sumber: http://antara.co.id/arc/2008/11/20/polri-minta-umat-islam-tidak-terprovokasi-kasus-komik-nabi/

Fadjroel Rachman Tolak Tawaran PKS


PKS Apresiasi Penolakan Fadjroel

Kamis, 20 November 2008 – 14:04 wib

Mardanih – Okezone

JAKARTA – Penolakan Fadjroel Rachman untuk disertakan dalam daftar 100 Pemimpin Muda Nasional yang akan dilansir nanti malam di Bandung, diapresiasi oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

“Pertama, kalau ada yang menolak dengan alasan apaun. Itu tetap diperhatikan dan diapresisi oleh PKS. Kita tidak ingin memasukkan mereka dalam 100 Pemimpin Muda PKS dengan adanya keberatan sekecil apapun. Dan kita konfirmasi terus,” kata Ketua Fraksi PKS di DPR, Mahfudz Siddiq saat dihubungi okezone, Kamis (20/11/2008).
 
Menanggapi alasan penolakan yang dilontarkan oleh Fadjroel dikarenakan PKS menjadikan Soeharto sebagai guru bangsa dan pahlawan dalam iklan politiknya, Mahfudz mengaku sudah menjelaskan hal tersebut

“Soal alasannya terkait Soeharto. Itu sudah dijelaskan spiritnya bagaimana. Kita sebagai generasi muda melangkah ke depan dengan melalui sejarah masa lalu yang penuh dengan konflik,” jelasnya.
 
Menurutnya bukan hanya Fadjroel saja yang menjadi korban, namun juga PKS ikut menjadi korban Soeharto. “Bukan untuk melupakan, tapi untuk melalui. Karena kalau masalah korban, PKS juga korban. Soal antitesa dari orba PKS juga. Jadi dalam poisinya sebenarnya sama. Tapi PKS ingin mengembangkan semangat rekonsiliasi. Soeharto hanya satu bagian saja dari itu,” katanya.

Jadi, lanjutnya, kalau teman-teman seperti Fadjroel berkeberatan terhadap hal itu, menurutnya tidak menjadi suatu masalah. “Ya, tidak ada masalah bagi kita,” ucapnya. (hri)

Sumber: http://pemilu.okezone.com/index.php/read/2008/11/20/267/166038/pks-apresiasi-penolakan-fadjroel

Laskar Pembela Islam Tuntut Aulia Pohan Ditahan


Laskar Pembela Islam Tuntut Aulia Pohan Ditahan

Kamis, 20 November 2008 – 13:48 wib
Ferdinan – Okezone

JAKARTA– Puluhan anggota Laskar Pembela Islam siang ini menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka menuntut penahanan terhadap tersangka kasus aliran dana Bank Indonesia (BI) Aulia Tantowi Pohan.

Tuntutan para peserta aksi didasari atas penahanan Habib Riziq oleh aparat kepolisian. Mereka menilai ada perlakuan tidak adil dalam kasus ini. “Besan SBY tidak ditahan kenapa Habib Riziq ditahan,” ucap Ketua DPW FPI Jakarta Barat, Habib Ali kepada wartawan di Kantor KPK, Kamis (20/11/2008).

Dalam kesempatan yang sama, puluhan orang yang mengatasnamakan Komite Anti Korupsi juga menggelar demo di Kantor KPK. Bedanya mereka menuntut KPK agar segera menahan Bupati Ketapang Morkes Efendi.

“Masa Bupati Yapen Waropen, Bupati Lombok Barat, dan Walikota Manado ditahan, tetapi Morkes tidak ditahan,” seru salah seorang orator.(ful)

(mbs)

Sumber: http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/11/20/1/166034/laskar-pembela-islam-tuntut-aulia-pohan-ditahan

“Blog” Upaya Menjadi Lebih Dipercaya


Oleh PEPIH NUGRAHA

http://cetak. kompas.com/ read/xml/ 2008/11/20/ 01191255/ upaya.menjadi. lebih.dipercaya

Sederhana saja mengukur penerimaan masyarakat atas blog di negeri ini.
Tahun lalu, pada Pesta Blogger 2007, jumlah peserta hanya 500 orang.
Kini, ketika Pesta Blogger 2008 kembali digelar, jumlah peserta yang
terdaftar mencapai 1.200 orang. Jika tidak dibatasi, jumlahnya bisa
jadi di atas 2.000 orang.

Memang parameter yang digunakan terlalu sederhana. Bukan maksud
mengukur apakah blog diterima atau tidak oleh masyarakat, sebab hal
itu tidak terlalu bermanfaat untuk dibahas. Lebih baik mengetahui
bagaimana masyarakat memanfaatkan blog itu untuk berbagai keperluan,
tidak sekadar bergaya atau asal punya blog. Maklum, sejak kelahirannya
sampai kini blog masih dicibir banyak orang.

Padahal, dalam perkembangannya, blog ada yang mewujud sebagai citizen
journalism, media indie yang menjadi bacaan alternatif. Dengan citizen
journalism, siapa pun bisa memanfaatkan blog sebagai media penyampai
pesan. Adagium “media (blog) adalah pesan itu sendiri” menjadi
terbukti di sini. Dan Gilmor dengan bukunya, We Media, mengklaim bahwa
setiap orang adalah wartawan.

Kegiatan melaporkan suatu peristiwa dan menuliskannya pada media untuk
disebarluaskan kepada khalayak bukan lagi milik jurnalis media arus
utama. Warga bisa menjadi wartawan! Namun, tentu saja Gilmor
mengatakan hal itu setelah tumbuh dan berkembangnya media online, web,
dan kini blog yang bisa diperoleh secara mudah. Namun, karena
mudahnya, blog didapat, ada anggapan bahwa ia tidak harus dipelihara
dengan baik.

Dianggap tidak kredibel karena ulah segelintir blogger yang
memanfaatkan blog untuk kepentingan sensasi belaka. Contoh ketika blog
menjadi kontroversi dan dianggap sebagai penyebar fitnah setelah
beredarnya rumor bahwa calon wakil presiden AS dari Partai Republik,
Sarah Palin, tidak tahu Afrika merupakan benua. Rumor murahan ini
ternyata berasal dari blog seseorang yang mengaku bernama Martin
Eisenstadt.

Sayangnya, isu ini lalu ditangkap mentah-mentah media arus utama dan
disiarkan tanpa berupaya melakukan cek dan ricek, meski pada akhirnya
diralat.

Keterlibatan Amerika Serikat

Kalau begitu, apa yang harus dilakukan seorang blogger agar setiap
posting-annya dapat dipercaya. “Think before posting”, demikian pesan
yang seharusnya ditangkap oleh setiap blogger sebelum menaruh tulisan
dan gagasannya di blog. Apa yang di-posting-kan di blog harus menjadi
tanggung jawab masing-masing blogger.

Wartawan senior harian ini, Ninok Leksono, pernah menulis di blog
Kompasiana yang beralamat di http://kompasiana. com mengenai bagaimana
seharusnya blog menjalankan fungsinya. Menurut dia, setiap pemilik
blog berkepentingan agar blog miliknya tetap kredibel dan dipercaya
warga pembaca lainnya. Bahkan, untuk Indonesia, katanya, “Kredibilitas
masih perlu ditambah dengan kearifan.”

Kembali ke Pesta Blogger 08 yang kali kedua ini digelar di Auditorium
Gedung BPPT II Jakarta, Sabtu (22/11), ini menjadi sebuah pesta yang
layak disimak. Bukan karena berkumpulnya komunitas blogger secara
masif di sana, tetapi karena keterlibatan Pemerintah Amerika Serikat
di sini. Nah, keterlibatan apa yang dimaksud?

Chairman Pesta Blogger 08, Wicaksono—yang dalam jagat blogger dikenal
sebagai Ndoro Kakung—sebagaimana ditulis blogger Aris Heru Utomo di
Kompasiana, mengaku sudah dapat mengira bahwa berperannya AS dalam
mensponsori pesta blogger kali ini akan menimbulkan purbasangka dan
curiga. Alasannya, ada sentimen dan prasangka tertentu dari sebagian
kalangan terhadap AS.

Bagi Duta Besar AS untuk Indonesia Cameron R Hume, meraih blog berarti
melaksanakan diplomasi publik di tingkat akar rumput. Tidak sekadar
menakar ke mana arah kebijakan pemerintah masing-masing (G to G),
tetapi juga bisa meraba perasaan warga masyarakat Indonesia melalui
blog, melalui apa yang disebut Aris sebagai diplomasi publik. Selain
itu, adalah tugasnya selaku diplomat untuk selalu memperkenalkan dan
memelihara pemahaman tentang negerinya di masyarakat di mana dia bertugas.

Untuk itu dapat dipahami mengapa Kedubes AS di Indonesia berkenan
menjadi sponsor Pesta Blogger 2008 yang mengusung tema blogging for
society. Dengan cara ini, demokrasi dan semangat kebebasan berbicara
yang selalu didengungkan AS ke pelosok dunia menjadi bukti nyata,
tidak asal omong. Bagi Hume, kegiatan blog atau blogging merupakan
bentuk dari kebebasan bicara yang individualistis sekaligus egaliter.

Kruger dan Obama

Di belahan dunia lain, blog sejatinya digunakan sebagai media
alternatif untuk menyampaikan berita yang “tidak seksi” alias tidak
cukup menarik bagi media arus utama. Masalah kesehatan penduduk lokal,
masalah ketimpangan pendidikan, ketidakadilan dalam kesempatan
memperoleh pekerjaan, hanyalah contoh kecil saja di mana blog bisa
berperan di dalamnya. Blog bisa menyampaikan semua “ketidakadilan” itu
tanpa dibatasi ruang dan waktu.

Pada tahun 2008 ini blog naik daun seiring dengan terpilihnya Barack
Obama sebagai Presiden AS. Obama, seperti telah banyak ditulis,
memiliki blog sendiri dan menjadi bagian dari belasan situs pertemanan
seperti Facebook. Padahal, Justin Hall, pemuda kelahiran 16 Desember
1974 yang juga seorang wartawan paruh waktu, tidak berpikir sejauh itu
saat menjadi blogger pertama yang menulis catatan hariannya di
internet tahun 1994.

Masih segar dalam ingatan, bagaimana pemenang Nobel bidang Ekonomi,
Paul Krugman, demikian lugas menuangkan gagasannya yang jauh lebih
segar dibanding dengan apa yang ditulisnya di The New York Times versi
print saat ia menulis di blog miliknya. Di
http://krugan. blogs.nytimes. com yang juga menjadi bagian koran ternama
itu, Krugman menulis persoalan berat menjadi ringan dan enak dibaca.
Alhasil, Krugman lebih dikenal sebagai blogger ketimbang sebagai
kolumnis atau analis ekonomi.

Usia blog belumlah terlalu lama. Kalau menyebut Hall sebagai orang
pertama yang ngeblog, usianya baru 14 tahun. Namun, di usinya yang
tergolong muda, blog telah dimanfaatkan berbagai golongan masyarakat
dengan berbagai tingkatan usia.

Jangan heran kalau Uskup Bandung yang sudah tergolong usia senja,
Pujasumarta, memiliki blog sebagai media untuk memberitakan
kegiatannya sekaligus menyapa jemaatnya. Ada juga Marsekal Muda (Purn)
Prayitno Ramelan yang mengisi masa-masa pensiunnya dengan ngeblog.
Violis Maylafflayza sudah sejak lama memanfaatkan blog dan situs
pertemanannya sebagai media komunikasi untuk menyapa penggemarnya.

Anda belum ngeblog? Jangan dengar ledekan Jenderal Naga Bonar “Apa
kata dunia?” Mulai sajalah ngeblog saat ini juga!

Situs Anti-Islam Faith Freedom Ditutup


Situs Anti-Islam Faith Freedom Ditutup

JAKARTA – Setelah sempat menimbulkan kontroversi, situs anti-islam Faith Freedom akhirnya ditutup secara resmi mulai hari ini, Rabu (19/11/2008) .

“Mulai hari ini, tanggal 19 November 2008, admin/moderator menutup forum ini (faith freedom.org) demi terciptanya keharmonisan beragama di Indonesia,” tulis sang admin situs tersebut dalam notifikasi yang diberikan pada layar monitor, saat Okezone mengunjungi situs ini.

Dalam notifikasi tersebut juga dikatakan bahwa forum ini merupakan milik dan dikelola oleh seorang bernama Dr Ali Sina.

“Dengan ini admin atau moderator tidak lagi terlibat dalam bentuk apapun dalam forum ini, dan meminta maaf bila kehadiran forum ini telah meresahkan masyarakat Indonesia,” tulisnya.

Website Indonesia.Faithfree dom.org memuat artikel dan diskusi yang sebagian besar berisi tentang ajaran Islam dan sejarah Nabi Muhammad. Namun artikel dan diskusi dalam website tersebut umumnya berisi penghasutan dan pelecehan terhadap agama Islam. (srn)

Sumber: http://suaramedia.com/berita-nasional/13/1920-faith-freedomsitus-anti-islam-ditutup-.html