Ba’asyir: Eksekusi Amrozi Penzaliman Bagi Umat Islam

Ba’asyir: Eksekusi Amrozi Penzaliman Bagi Umat Islam
Steven Lenakoly – detikNews

Keluarga Amrozi cs Datangi Nusakambangan Lamongan – Gelombang penolakan eksekusi terpidana mati bom Bali I Amrozi Cs masih saja ada. Amir Jamaah Anshorut Tauhid Abu Bakar Ba’asyir menegaskan, eksekusi Amrozi merupakan penzaliman kepada umat Islam.

“Kalau ini jadi dilakukan berarti penzaliman terhadap umat Islam. Karena apa yang telah dilakukan mereka adalah tindakan menegakkan agama,” ujar Ba’asyir.

Hal itu disampaikan Ba’asyir ketika memberikan tausiyah singkat di Ponpes Al Islam, Desa Tenggulun Kecamatan Solokuro, Lamongan, Jawa Timur, Sabtu (8/11/2008).

Mantan Amir Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) ini meminta kepada umat Islam agar meniru semangat yang dilakukan ketiga terpidana mati bomber tersebut. “Kita harus meniru semangat jihad mereka,” kata Ba’asyir.

Ucapan Ba’asyir ini langsung disambut takbir oleh puluhan santri dan simpatisan Amrozi cs.

Ba’asyir yang berbalut koko warna hijau itu juga menambahkan, semangat jihad mencerminkan penegakan agama Islam seutuhnya. “Hal yang sama juga dilakukan oleh para nabi sebelum kita,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Ba’asyir juga meminta kepada keluarga yang nanti akan ditinggalkan agar bersabar dan gembira. Hal ini lantaran ketiga orang yang akan dieksekusi tersebut sebagai mujahid.

Usai memberikan tausiyah selama 15 menit, Ba’asyir membubuhkan tandatangan di kain putih di dalam ponpes untuk mendukung aksi jihad. Kemudian Ba’asyir langsung menuju mobil Kijang kapsul warna silver bernopol H 8855 HB menuju ke Bojonegoro. Dia nggak bersedia menjelaskan hasil pertemuan dengan ibunda Amrozi, Hj Tariyem.

Pertemuan Ba’asyir dengan Hj Tariyem dilakukan selama 45 menit. Dalam pertemuan tersebut juga dihadiri oleh istri-istri Amrozi dan Muklas.
(nik/djo)
 SUmber: Detiknews

Iklan

4 Tanggapan

  1. ustadz abu sepertinya iri hati dengan eksekusi Amrozi dkk

    http://www.bancakan.wordpress.com

  2. Ngak usah didengarin komentar ustadz Ba’asyir buktinya Raja Faisal dr Arabsaudi sedang mempelopri dialog antar agama sedunia demi perdamaian dan udah ketemu ama Presiden Perez dari Israel, jadi pak Ustadz ngak usah komporin soal agama krn para pimpinan agama dunia akan sepakat bhw agama bukan merupakan sumber kekacauan melainkan sebagai pembawa perdamaian dan ketenangan umat manusia. Karena itu Pak Ustadz lebih baik mengobarkan semangat untuk membangun bangsa ini menuju kesejahteraan apalagi ada krisis ekonomi yg melanda dunia mari kita siapkan diri utk menghadapi semua kemungkinan terjelek yg akan terjadi, pasti pahalanya akan lebih banyak pak ustadz.

  3. Kayaknya tuh kakek SARAP ya……bunuh orang lain kok dibilang MENEGAKKAN AGAMA……..dari sisi mana tuh?????
    kayaknya perlu dicurigai juga tuh kakek…..jangan-jangan dia anggota JI lagi…..
    Ehm…di sini saya akan menjelaskan satu hal yang SANGAT PENTING!!!!!!!!!
    Agama apapun tidak ada yang mengajarkan JIHAD dengan MEMBUNUH ORANG LAIN!!!!!!!!!!!!!!!!!
    Kayaknya (lagi) rohnya Amrozi cs perlu dipanggil tuh….kita tanya aja “eh, kamu masuk mana????” masuk SURGA ato NERAKA????
    Mereka kan pernah bilang bahwa KAMI PASTI MASUK SURGA…..ya kita tanya aja BUKTINYA…..hahahahahahaha……..
    Semoga dosa-dosamu diampuni Tuhan…..hihihihihihi…..

  4. Personal JIHAD
    DRAFT

    Arti / Makna :

    Dalam bahasa berarti “Berusaha keras” atau “Berjuang”
    Dalam konteks Islam bermakna “Berjuang menegakkan syariat Islamiah”

    Bentuk Jihad :

    Ber-Jihad tidak selalu harus identik dengan ber-perang secara lahiryah / fisik , sebab Jihad , antara lain , dapat berbentuk :

    Perjuangan dalam diri sendiri untuk menegakkan syariat Islamiah
    Perjuangan terhadap orang lain , baik lisan , tulisan atau tindakan
    Jihad dalam bentuk pertempuran : QITAL (Contoh: At-Taubah – Ayat 111 , disebut sebagai “qital” dengan arah : “fisabilillah” – Perang dijalan Allah , tidak disebut “jihad” dengan arah “fisabilillah”)
    Islam membenci peperangan , tetapi mewajibkan berperang , jika dan hanya jika , muslim diserang (karena agama) terlebih dahulu dan diusir dari negeri-nya ( sampai suatu batas mutlak yang ditentukan . Terlalu luas untuk dijabarkan disini ).
    Surat An Nisaa’ – 4:84
    Maka berperanglah ( qatil ) kamu pada jalan Allah, tidaklah kamu dibebani melainkan dengan kewajiban kamu sendiri . Kobarkanlah semangat para mu’min (untuk berperang). Mudah-mudahan Allah menolak serangan orang-orang yang kafir itu. Allah amat besar kekuatan dan amat keras siksaan(Nya)
    Al Mumtahanah 60:9
    Sesungguhnya Allah hanya melarang kamu menjadikan sebagai kawanmu orang-orang yang memerangimu karena agama dan mengusir kamu dari negerimu , dan membantu (orang lain) untuk mengusirmu. Dan barangsiapa menjadikan mereka sebagai kawan, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.

    Saat ber-Jihad :

    Jihad harus dilakukan setiap saat , dalam kesadaran 24 jam sehari , sepanjang tahun , seumur hidup . Kerena didalamnya (antara lain) termasuk

    Perjuangan untuk tidak melakukan hal-hal yang dilarang oleh allah SWT
    Berjuang untuk mau menjalankan perintahnya-perintahnya Seperti melawan rasa kantuk dan dingin yang menghalangi Shalat Subuh , atau bersabar untuk mengendalikan amarah, dsb .

    My Old Notes

    ——————————————————————————–

    Sering kita mendengar kata JIHAD , dan diartikan sebagai “Perang Suci” . Hal ini tidak dapat disalahkan , namun makna kata “Perang” disini sering di-baur-kan dengan pengertian perang dalam arti fisik . Ini yang harus diluruskan .

    Jihad dalam bahasa Arab bermakna “berjuang” atau “berusaha keras” , dan ini dapat diberlakukan bagi siapa saja , baik muslim maupun bukan muslim .

    Contoh :

    Surat Al Ankabuut – Ayat 8
    Dan Kami wajibkan manusia (berbuat) kebaikan kepada dua orang ibu- bapaknya. Dan jika keduanya memaksamu (jahadaka) untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya. Hanya kepada-Ku-lah kembalimu, lalu Aku kabarkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.

    Disini dilakukan oleh orang tua yang memaksakan ( berusaha keras ) agar anak-nya yang muslim kembali kepada ke-kafir-an .

    Dalam banyak terjemahan , jihad diartikan sebagai Perang Suci , sementara dalam Islam sendiri dilarang untuk memulai suatu peperangan , kecuali bila sudah tidak dapat dielakkan , atau memang bisa dipertanggung jawabkan secara agama (eg: untuk membela diri , atau karena diserang terlebih dahulu ).

    “Perang Suci” bila diterjemahkan dalam bahasa Arab adalah : “harbun muqaddasatu” (atau “al-harbu al-muqaddasatu”) . Tidak ada dalam Al-Qur’an atau kumpulan Hadits (asli) yang meng-arti-kan kata “jihad” sebagai “Perang Suci” , melainkan “perjuangan” atau “berusaha keras” .

    Amat disayangkan bahwa banyak penulis Islam yang terpengaruh atas propaganda penterjemah barat yang mengartikan jihad sebagai “Perang Suci”. Bisa saja dalam literatur barat mereka salah mengartikan jihad sebagai suatu bentuk semacam “Perang Salib” dalam sejarah Nasrani .

    Sekali lagi , Tidak !. Jihad bukan ber-konotasi “Perang” . Sebab perang dalam bahasa Arab adalah : “HARB” atau “QITAL” , dan ini disebutkan dalam Al-Qur’an dan Hadits sebagai kata “perang dalam arti fisik” .

    Bagi muslim , jihad berarti “perjuangan” atau “beruasaha dengan keras” . Yang kemudian ber-transformasi sebagai kata yang mempunyai makna atau arti khusus , “membela agama” . Hal ini tentunya karena kata jihad yang disebutkan dalam Al-Qur’an dan Hadits , seperti contoh dalam beberapa ayat sebagai berikut :

    ——————————————————————————–

    Contoh 1 :

    Surat At Taubah – Ayat 24 :
    Katakanlah: “jika bapa-bapa , anak-anak , saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari ber-jihad di jalan-Nya , maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan NYA”. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.

    Jelas disini bahwa “jihad” merupakan kata-kerja “berjuang” . Yang mana tentunya harus ditunjukkan arah atau sifat “perjuangan”-nya , yaitu : “di-jalan-Nya” , jalan kebenaran membela ajaran Allah” . Sebab bisa saja “ber-jihad” membela negara . Seandainya “jihad” berarti “Perang Suci” , maka kiranya cukup disebutkan “ber-Jihad” , tanpa “di jalan-Nya” ( Silahkan buka Al-Qur’an dalam tulisan / bahasa Arab-nya ) .

    ——————————————————————————–

    Contoh 2 :

    Surat Al Furqaan – Ayat 52 :
    Maka janganlah kamu mengikuti orang-orang kafir, dan berjihadlah (jahidhum) terhadap mereka dengan Al Qur’an dengan jihad (jihada) yang besar.

    Daklam ayat ini adalah mengenai ber-jihad (berjuang) internally (dalam diri sendiri) , yaitu dengan kebenaran yang dibekali kepada kita dalam Al-Qur’an , agar tidak sampai terpengaruh atau mengikuti jalan-jalan orang kafir . Dan berhindarlah dengan perjuangan yang besar . Kita harus berjuang agar tidak terpengaruh orang pemikiran kafir , yakinkanlah diri kita akan kebenaran yang ada dalam Al-Qur’an . Yakinkanlah dengan perjuangan akbar . Biarkan mereka jalan pada jalan-nya sendiri , dan kita pada jalan Al-Qur’an , seperti yang tercantum dalam ayat berikutnya :

    Surat Al Furqaan – Ayat 53 :
    Dan Dialah yang membiarkan dua laut yang mengalir (berdampingan); yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.

    Dari kedua ayat ini , jelas bahwa Jihad tidak harus berarti dengan menyerang orang lain . Sebab Allah yang menjadikan mereka demikian , agar dapat memberi pengajaran kepada kita . Oleh sebab itu justru SALAH jika kita menyerang mereka terlebih dahulu , sebab itu berarti kita “membobol dinding” yang telah dijadikan Allah sebagai pembatas , agar kita tidak ter-cemar . Bila kita membobol dinding , maka akibatnya justru air kita yang “tawar dan segar” akan tercemar menjadi “asin dan pahit” .

    25:52
    Therefore listen not to the Unbelievers but strive against them with the utmost strenuousness with the (Qur’an).
    25:53
    It is He Who has let free the two bodies of flowing water: One palatable and sweet and the other salt and bitter; yet has He made a barrier between them a partition that is forbidden to be passed.

    ——————————————————————————–

    KESIMPULAN :

    Pada dasar kata arti jihad adalah “berjuang” atau “ber-usaha dengan keras” , namun tidak harus berarti “perang dalam makna “fisik” . Kalau sekarang jihad telah sering diartikan sebagai “perjuangan untuk agama” , memang bisa saja dibenarkan , walau itu tidak harus berarti perjuangan fisik . Bila meng-arti-kan jihad hanya sebagai peperangan fisik , dan extern , untuk membela agama bisa sangat ber-bahaya , sebab akan mudah di-manfaat-kan , dan rentan terhadap fitnah . Berjihad dengan perang fisik jelas dinyatakan sebagai QITAL .

    Kalau mau meng-artikan Jihad sebagai “perjuangan membela agama” , maka lebih tepat bila dikatakan bahwa ber-Jihad adalah : “perjuangan menegakkan syariat Islam” . Sehingga berjihad harus -lah dilakukan setiap saat , 24 jam sehari , sepanjang tahun , seumur hidup .

    Jihad bisa ber-arti ber-juang “Menyampaikan atau menjelaskan kepada orang lain kebenaran Ilahi , walaupun bisa digebukin orang banyak” .
    Atau bisa ber-jihad dalam diri kita sendiri untuk “tidak mencuri atau men-jarah walau kita sedang lapar” .
    Atau -pun bisa ber-jihad dengan “Tidak ber-riya dalam keadaan banyak rakyat sedang sulit sembako” ,
    Bisa saja ber-jihad adalah : “Memaksakan diri untuk bangun pagi dan shalat Subuh , walau masih mengantuk dan dingin”
    dlsb .

    Hai…Pak tua,itu baca diatas jangan mencemarkan Agama Islam yang suci. Pemahaman Pak tua terlalu dangkal terhadap Jihad.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: