Kenapa Penerima Suap BI dari PKS Luput dari Perhatian Media?

From: abu matta <abumatta@xxx. com>
Date: 2008/8/5
Subject: [mediacare] Kenapa Penerima Suap BI dari PKS Luput dari
Perhatian Media?
To: mediacare@yahoogrou ps.com

Kasus aliran dana BI ke DPR menjadi berita hangat di media sepakan ini.
Bahkan beberapa media menulis daftar anggota DPR periode 1999-2004 yang
menerima duit lengkap dengan jumlahnya. Daftar itu memanjang dan
berurutan dari satu fraksi satu ke fraksi yang lain. Paskah Suzetta
dari Golkar misalnya ditulis menerima Rp 1 miliar. Lalu MS Kaban dari
PBB menerima Rp 300
juta.

Yang jadi pertanyaan, kenapa media tidak kritis kalau anggota DPR dari
PKS juga ada yang menarima. Dia adalah TB Soenmandjaja. Saat itu dia
bergabung dalam Fraksi Reformasi karena Partai Keadilan (sekarang PKS)
tidak cukup kuota menjadi fraksi sendiri. Semua perhatian media fokus
ke partai besar. Pada saat bersama PKS mengambil keuntungan dengan
teriak-teriak sebagai partai bersih.

Pada saat daftar ini muncul dari persidangan Hamka Yandhu, petinggi PKS
sempat kelimpungan dan bikin rapat mendadak di Mampang Prapatan. Tapi,
tidak ada media yang menulis esok harinya. Keresahan petinggi PKS
beralasan sekali. Bukan cuma berdampak pada citra partai, tapi TB
Soenmandjaja sekarang sedang menjadi calon Bupati Bogor yang diusung
PKS.

Kasus Bogor sangat menarik. Untuk pemilihan bupati, PKS mencalonkan
penerima suap BI. Sedangkan untuk pemilihan Wali Kota Bogor, PKS
mengajukan Ahmad Ru’yat sebagai calon
wakil wali kota. Padahal Ahmad
Ru’yat tersangkut kasus korupsi Wakil Wali Kota Bogor Ahmad Sahid yang
sekarang jadi tahanan rumah.

Apakah kasus korupsi PKS yang luput dari media ini merupakan hasil
operasi intelejen PKS yang dijalankan Soeripto? Semua tahu Soeripto
adalah anggota DPR dari PKS. Dia bekas petinggi BAKIN. Mari renungkan
bersama. Jangan sampai kita tertipu oleh pencintraan dan slogan-slogan
bersih yang dikampanyekan PKS.

salam,

abu matta

Iklan

4 Tanggapan

  1. PKS Nilai Sunmandjaya Tidak Terbukti Terima Dana BI

    Cibinong (ANTARA News) – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Tifatul Sembiring, menyatakan bahwa calon Bupati Bogor Sunmandjaya Rukmandis tidak terbukti menerima aliran dana Bank Indonesia (BI).

    “Tuduhan sekelompok orang yang dialamatkan pada Sunmandjaya untuk mendiskreditkan namanya maupun PKS. Itu cuma isu dan fitnah,” kata Tifatul, seusai berkampanye bagi pasangan Sunmandjaya dan calon Wakil Bupati Bogor, Ace Supeli, di lapangan Kelurahan Ciriung Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor, Kamis.

    Tifatul sudah mengecek hingga ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Sunmandjaya tidak terbukti menerima dana BI.

    Sunmandjaya pernah menjadi anggota Komisi IX DPR dari PKS 1999-2004, dan berada di Panitia Khusus Kebijakan Pembangunan.

    Tifatul mengatakan, dari pengecekannya, maka ada tiga panitia khusus (Pansus) yang diikuti anggota komisi IX DPR yakni Pansus Perbankan yang membahas RUU BI, Pansus Keuangan, dan Pansus Kebijakan Pembangunan.

    “Sunmandjaya berada di pansus kebijakan pembangunan, yang tidak ada hubungannya dengan dua Pansus lainnya,” kata Tifatul.

    Saat itu, kata dia, anggota PKS di Komisi IX hanya tujuh orang sehingga bergabung dengan Fraksi Reformasi yang dipimpin oleh Rizal Djalil dari PAN.

    Dugaan 52 anggota Komisi IX DPR menerima suap dana BI sebagaimana disampaikan terdakwa mantan anggota Komisi IX DPR Hamka Yandu dalam sidang pengadilan tindak pidana korupsi.

    Sunmandjaya juga mengaku tidak pernah menerima aliran dana BI karena ia tidak berada di Pansus Perbankan.

    Ia mengaku tidak tahu jika ada dana BI yang dibagikan kepada anggota Komisi IX.

    Tifatul menambahkan bahwa isu yang menyebutkan bahwa Sunmandjaya menerima aliran dana BI tidak menurunkan popularitas dan elektabilitas sebagai calon Bupati Bogor.

    “Semua sudah clear,” katanya menambahkan. (*)

  2. Mas Abu Matta, tolong kalau menulis berdasarkan data dan fakta ya, bukan hanya sekedar menyebarkan tuduhan saja. Nasihat dari sesama muslim…:)

  3. itu bukti bahwa PKS tetap Bersih, Peduli dan Profesional,Sangat PAntas mepimpin Bangsa ini.

  4. Zaman skrg, zaman fitnah. Org2 baik dan yg melakukan perbaikan pasti bnyk yg ga senang. Pokoknya bravo PKS, lanjutkan perjuanganmu!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: