FILSAFAT BUAH

Filsafat Buah

 


1. Jadilah Jagung, jangan Jambu Monyet. Jagung membungkus bijinya yang
banyak, sedangkan jambu monyet memamerkan bijinya yang cuma
satu-satunya.
Artinya : Jangan suka pamer.

 


2. Jadilah pohon Pisang. Pohon pisang kalau berbuah hanya sekali, lalu
mati.
Artinya : Kesetiaan dalam pernikahan.

 

3. Jadilah Duren, jangan kedondong. Walaupun luarnya penuh kulit yang
tajam, tetapi dalamnya lembut dan manis. Beda dengan kedondong, luarnya
mulus, tapi rasanya agak asem dan di dalamnya ada biji yang berduri.
Artinya : Don’t Judge a Book by The Cover… jangan menilai orang dari
Luarnya saja.

 


4. Jadilah Bengkoang. Walaupun hidup dalam kompos sampah, tetapi isi
umbinya putih bersih.
Artinya : Jagalah hati, jangan kamu nodai.

 

5. Jadilah Tandan Pete, bukan Tandan Rambutan. Tandan pete membagi
makanan sama rata ke biji petenya, semua seimbang. Tidak seperti rambutan,
ada yang kecil, ada yang
gede.
Artinya : Selalu adil dalam bersikap.

 


6. Jadilah Cabe. Makin tua makin pedas.
Artinya : Makin tua makin bijaksana.

 

7. Jadilah buah Manggis. Bisa ditebak isinya dari pantat buahnya.
Artinya : Jangan Munafik.

 


8. Jadilah buah Nangka. Selain buahnya, nangka memberi getah kepada
penjual atau yang memakannya.
Artinya : Berikan kesan kepada semua orang (tentunya yang baik).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: