Di Malaysia, Kata ALLAH Dilarang Digunakan Agama Lain


Di Malaysia, penggunaan kata ALLAH dilarang digunakan oleh umat beragama lain (kristiani) (Baca sumber yang saya kutip di bawah ini). Kata Allah adalah milik khas Islam karena berasal dari bahasa Arab. Apakah Orang Arab atau Islam tidak menggunakan bahasa lain dalam hidup kesehariannya? Apakah klaim kata ALLAH itu milik sendiri menunjukkan pikiran sempit? Saya pikir masalah bahasa saja yang seyogiyanya masalah kecil, tapi bisa menjadi masalah besar dalam kehidupan bersama. Syukurlah di Indonesia, penggunaan kata Allah tidak ekslusif milik Islam saja, tetapi boleh digunakan oleh umat beragama lain. (Pormadi)

 “Only Muslims can use [the word] Allah. It’s a Muslim word. It’s from the Arabic language. We cannot let other religions use it because it will confuse people,” deputy minister for internal security Johari Baharum told the press in explaining the rationale for the controversial decision. “We cannot allow this use of ‘Allah’ in non-Muslim publications; nobody except Muslims [can use it]. The word ‘Allah’ is published by the Catholics. It’s not right,” he said. (http://www.atimes.com/atimes/Southeast_Asia/JA10Ae02.html)