“Negara tidak tunduk pada fatwa. Negara tunduk pada konstitusi”

Sumber: Kompas Cyber Media, 7 Jan 2008

100-an Orang Berunjuk Rasa Dukung Kebebasan Beragama

 Laporan Wartawan Kompas Dewi Indriastuti

JAKARTA, KOMPAS – Sekitar 100 orang yang mengatasnamakan Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB), Senin (7/1), berunjuk rasa di depan Gedung Kejaksaan Agung, Jalan Sultan Hasanuddin.
Unjuk rasa diawali dengan menyerahkan buket bunga kepada polisi yang sudah berjaga-jaga di luar pagar Kejagung.
Pengunjuk rasa mengusung poster dan spanduk. Salah satu spanduk bertuliskan “Negara tidak tunduk pada fatwa. Negara tunduk pada konstitusi”.
Dalam siaran pers yang dibagikan kepada wartawan, AKKBB meminta Kejaksaan Agung untuk berpegang teguh pada prinsip penegakan hukum dan tidak mengkriminalkan, membekukan, dan melarang suatu aliran agama/kepercayaan tertentu berdasarkan fatwa MUI. AKKBB juga meminta Kejagung untuk tidak melanggar hak-hak konstitusional warga negara yang berakibat pada merosotnya harkat dan martabat bangsa dalam pergaulan masyarakat internasional.

Iklan

4 Tanggapan

  1. Konstitusi, sekalipun tidak sempurna merupakan hukum yang harus ditaati oleh semua warga negara. Dalam hukum Islam, Keharusan untuk mentaati pemerintah diurutkan setelah taat kepada Allah dan Rasulullah SAW.

    Karenanya, bentuk-bentuk kriminalisasi kepada para penganut agama dan kepercayaan, diskriminasi dan pelarangan terhadap agama dan atau kepercayaan tertentu merupakan bentuk penistaan terhadao konstitusi negara ini.

    Saya sepakat dengan AKKBB.

  2. 100 orang melakukan unjuk rasa menentang fatwa MUI, sudah saatnya dikirim 100.000, orang mendukung fatwa MUI. bebas sih bebas…., tapi bebas yg bertanggung jawab, bebas tapi merusak/mencoba merubah apa yang telah Allah turunkan. harus diambil tindakan…. karuan saja muslim dengan non muslim, “BAGIMU AGAMAMU BAGIKU AGAMAKU” lha ini orang islam, mau merubah islas sesuai pandanganya, cari sensasi aja.!!!!

  3. ya, mendirikan aliran baru macam al qiyadah nanti bisa-bisa di legalkan pemerintah lo pemerintah manut ma mereka, para kafir tu mang gag pernah ngerti Islam

  4. Selama apa yang mereka yakini itu tidak mengganggu atau menimbulkan keresahan sosial, tidak apa-apa. Yang penting kita tetap berpegang teguh terhadap keyakinan masing-masing dan berusaha untuk tidak ikut-ikutan menambah keributan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: