ORANG BANYAK SALAH PAHAM

ORANG BANYAK SALAH PAHAM

 Jumat, 28 April 2006, Masa Paskah IIBacaan, Yohanes 6:1-15

============================================

Orang banyak datang berbondong-bondong mengikuti Yesus, karena mereka melihat mujizat-mujizat penyembuhan yang diadakanNya terhadap orang-orang sakit. Pada saat itu pula, Yesus mengadakan mujizat lagi yaitu menggandakan 5 (lima) roti dan 2 (dua) ikan untuk memberi makan sekitar 5000 orang.

Karena kekagumannya terhadap karya-karya Yesus, orang banyak hendak menjadikan Yesus sebagai raja seperti raja bangsa-bangsa pada umumnya. Namun Yesus tahu maksud mereka dan Ia menyingkir ke gunung seorang diri. Yesus tahu bahwa mereka salah paham melihat mujizat yang dibuatnya.

Orang banyak salah paham melihat dan memaknai karya mujizat Yesus. Mereka tidak tahu siapa dan apa visi-misiNya diutus ke dunia. Yesus tidak menghendaki karena karyaNya Dia dijadikan raja dunia, tetapi menghendaki agar Kehadiran Kerajaan Cinta Kasih yang diserahkan Bapa kepadaNya benar-benar terwujud di dunia ini.

Sekiranya saya pun ada dalam peristiwa mujizat Yesus, mungkin hal yang sama (salah paham) akan terjadi pada saya. Mengapa? Pada dasarnya manusia cenderung mengutamakan kebutuhan-kebutuhan duniaw tetapi lupa bahwa ada kebutuhan-kebutuhan spiritual dan adikodrati. Oleh karena itu manusia membutuhkan suatu masa menyendiri untuk mengadakan permenungan tentang makna dan tujuan kita hidup.

 Yesus sendiri seperti diberitakan dalam Kitab Suci  seringkali pergi menyendiri ke gunung untuk berdoa dan berkomunikasi dengan BapaNya di surga. Apakah kita sudah coba memaknai setiap peristiwa hidup kita? Apakah kita hanya memikirkan harta dunia belaka? AMIN (pormadi). 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: