Penolakan KWI-PGI-PGLII Atas Perayaan Paskah Nasional 2009 |
|
02 April 2009
Yang Terhormat
Dengan hormat, Melanjutkan pertemuan antara PGI, KWI dan PGLII dengan Bapak menteri Agama pada tanggal 1 April 2009, di kantor Menteri Agama, melalui surat ini kami hendak menyampaikan hal-hal sebagai berikut: 1. PGI, KWI dan PGLII sejak awal tidak dalam posisi mendukung agenda Perayaan Paskah Bersama Umat Kritiani Tingkat nasional th.2009, yang diadakan oleh Panitia Perayaan Paskah Bersama Umat Kristiani Tingkat Nasional tahun 2009, sebagaimana tertuang dalam SK Menteri Agama No. DJ. IV/Hk.005/14/2009 dan DJ.III/Hk.005/81/2009 tentang pembentukan Panitia Perayaan Paskah Bersama Umat Kriatiani Tingkat Nasional th.2009. 2. Adapun pertimbangan kami menolak untuk menyetujui acara Perayaan Paskah Bersama Umat Kristiani Tingkat Nasional tahun 2009 ini adalah: a. Pengalaman kami tentang Perayaan natal Nasional 2008, yang menurut kami telah menyimpang dari substansi dan menodai kekudusan hari raya keagamaan. Mengenai hal ini, PGI dan KWI telah menyampaikannya dalam surat yang berisi kritik dan tanggapan kepada Panitia Natal Nasional 2008 (terlampir). b. Kita semua tahu bahwa tahun 2009 adalah “tahun politik” di mana akan diadakan Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden, sehingga gagasan untuk merayakan Paskah tingkat nasional yang diadakan di tahun 2009 ini tidak dapat kami setujui dan dukung, karena momentumnya kurang tepat, dan sangat beresiko bahwa pengalaman Natal Nasional 2008 yang lalu akan terulang kembali. c. Kegiatan ini menurut rencana akan dilaksanakan pada tanggal 18 April 2009, dan ini akan terasa terlalu mepet untuk mempersiapkannya, dengan memperhitungkan bahwa di banyak gereja masih dilaksanakan perayaan paskah internal. 3. Kami juga hendak menegaskan di sini bahwa perayaan-perayaan keagamaan yang bersifat Nasional seyogianya harus diadakan oleh pihak gereja, dan bukan oleh Negara atau pribadi-pribadi tanpa berkonsultasi dengan institusi gerejawi tingkat nasional. Demikianlah surat ini kami sampaikan dengan harapan bahwa Pemerintah c.q.Menteri Agama dapat memahami pesan moral dan aspirasi Pimpinan PGI, KWI dan PGLII. Atas perhatian Bapak kami ucapkan terima kasih.
PGI KWI PGLII
Pdt.Dr.A.A.Yewangoe Mgr.M.D.Situmorang, OFM.Cap Pdt.Dr.Solvianus Reimas Ketua Umum Ketua Ketua Umum
Pdt.Dr.Richard M.Daulay, MA Mgr.A.M.Sutrisnaatmaka, MSF Pdt.Drs.Ign.Dachlan S Sekretaris Umum Sekretaris Jenderal Wakil Sekretaris Umum
Tembusan:
|
Filed under: agama, analisa, berita, gereja katolik indonesia, hirarki Katolik, kristen, kwi, paskah nsional, pemilihan umum 2009 (PEMILU), politik Ditandai: | agama, berita, gereja katolik indonesia, Katolik, kristen, kristen protestan, pemilu 2009, politik, umat katolik, vatikan

































selamat paskah
saya pribadi,sangat setuju dengan sikap bersama,pimpinan-pimpinan gereja seluruh Indonesia atas Penolakan untuk mengadakan Perayaan Paskah Nasional yang diprakarsai oleh Pemerintah/,inilah yang namanya,Hikmat dan cahaya terang dari Rohul kudus yang menerangi hati dan fikiran para peminipin Gereja tersebut,yang jadi pertanyaan selaras dengan alasan substansi no 3,ko,dulu-dulu dan pernah dipertanyakan ya.?//but it’s OK, sekarang paradigmanya sudah berbeda,begitu barangkali?..Bravo PGI,KWI.dan PGLII kompak terus..Tuhan Yesus memberkati.