03/03/2005 11:36 WIB
Pentolan FPI Hadiri Sidang Adiguna Sutowo
Supriyono Pangribowo– detikcom
Jakarta- Ketua DPP Front Pembela Islam (FPI) Habib Hasan Al Jufri
menghadiri sidang kasus pembunuhan Rudy Natong dengan terdakwa Adiguna
Sutowo. Selain itu, sebanyak 20 orang dari majelis taklim Bekasi juga
memberikan dukungan kepada Adiguna.
“Saya hadir atas nama pribadi bukan FPI. Saya simpati ada kasus seperti
ini, ini kan belum jelas belum diputuskan hakim tetapi sudah ada
komentar miring. Saya lihat ada orang-orang yang menghakimi. Padahal, hakim
belum memutuskan,” kata Ketua DPP FPI Habib Hasan Al Jufri sebelum
sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Gajah Mada, Kamis
(3/3/2005).
Sidang Adiguna Sutowo dipimpin Ketua Majelis Hakim Lilik Mulyadi
mengagendakan pembacaan eksepsi. Adiguna datang dengan mengenakan pakaian
batik lengan panjang warna coklat. Dia didampingi sejumlah pengacara yakni
Amir Karyatin, M Salahuddin dan Robert R Manulang.
Ketika ditanya mengenai potensi konflik SARA dalam sidang Adiguna,
Jufri membantahnya. “Saya kira tidak, terlalu naif kalau kita bicara
masalah SARA,” tandasnya.
Dalam kesempatan yang sama, sekitar 20 orang dari majelis taklim Bekasi
yang dipimpin Ustads Alwi tampak menghadiri sidang Adiguna.
Massa yang mengenakan gamis warna putih dan sorban memberikan dukungan
kepada Adiguna. Mereka mengikuti persidangan dengan tertib. ( aan
)__._,_.
DIarsipkan di bawah: Ahmadiyah, Bhinneka tunggal Ika, Budha, EDITORIAL, Hindu, Indonesia, Islam/ Moslem, Katolik, agama, berita, catatan harian, culture, demokrasi, dialog agama, discussion, etika, fpi, gereja katolik indonesia, hak asasi manusia, humaniora, jurnal perempuan, kampus, kerukunan umat beragama, love, masalah sosial, negara, peace, pernyataan sikap, politics, politik, protestan, religion, siaran pers



















Dasar tu Ketua DPP Front Pembela Islam (FPI) Habib Hasan Al Jufri. Orang kaya & berkuasa kayak Adiguna Sutowo aja, dibelain deh.
Justru orang2 kayak Adiguna Sutowo musti dikasih pelajaran bahwa mentang2 kaya & berkuasa ngga bisa seenaknya sama orang kecil…
FPI khan preman
minta duit sama yg byk duit
iya ga?